Analisis Pasar Prediksi

Hyperliquid Bidik Pasar Prediksi $24 Miliar: Siapa yang Menang Kalshi, Polymarket, atau Pendatang Baru?

Kalshi kini kuasai 62% pasar prediksi global, Polymarket bertahan di kripto, sementara Hyperliquid mencetak 3× volume hari pertama. Analisis lengkap perang platform di pasar prediksi $24 miliar 2026.

Dipublikasikan: 26 Mei 2026 Waktu baca: ~7 menit Kategori: Analisis, Pasar Prediksi, DeFi

Ringkasan Cepat

Pasar prediksi global kini bernilai $24 miliar per bulan — dan tiga nama besar sedang bersaing ketat memperebutkannya: Kalshi yang kini memimpin dengan 62% pangsa pasar berkat taruhan olahraga, Polymarket yang kuat di kripto dan geopolitik, serta Hyperliquid yang baru saja masuk lewat HIP-4 dan langsung mencetak volume 3 kali lebih besar dari Polymarket dan Kalshi gabungan pada hari pertama.

Yang membuat momen ini lebih signifikan: Bernstein, firma riset investasi Wall Street, untuk pertama kalinya memperluas coverage analisnya ke sektor pasar prediksi — sinyal bahwa kelas aset ini mulai masuk radar institusional. Inilah analisis lengkap siapa yang unggul, siapa yang terancam, dan apa artinya untuk investor.

Volume bulanan

$24 miliar

Polymarket + Kalshi, Apr 2026

Market share Kalshi

62%

Naik dari 55% Jan 2026

Volume olahraga Kalshi

72%

Dari total Kalshi

Volume Hyperliquid H1

Vs Polymarket+Kalshi H1

Peta Persaingan Pasar Prediksi 2026

Dua tahun lalu, pasar prediksi kripto masih dianggap ceruk kecil. Kini, kombinasi Polymarket dan Kalshi mencatat volume bulanan senilai sekitar $24 miliar — angka yang membuat banyak manajer dana besar mulai menoleh. Tiga pemain utama masing-masing punya posisi yang berbeda:

Platform Pangsa Pasar Kekuatan Utama Model
Kalshi ~62% Olahraga, regulasi AS (CFTC) Terpusat, lisensi federal
Polymarket ~30% Kripto, politik, geopolitik On-chain (Polygon), USDC
Hyperliquid ~1% (baru) Kripto, biaya nol, CLOB On-chain (HyperEVM L1)

Persaingan ini lebih dari sekadar soal siapa yang lebih besar. Setiap platform menargetkan segmen pengguna dan kebutuhan hedging yang berbeda — dan justru di sinilah perang sesungguhnya terjadi.

Kalshi: Dominasi 62% Berkat Taruhan Olahraga

Kalshi bukan platform kripto. Ia adalah perusahaan AS berlisensi CFTC yang memungkinkan warga Amerika bertaruh pada hasil berbagai peristiwa — mulai dari pemilihan umum hingga cuaca ekstrem. Dan sejak awal 2026, Kalshi terus memperlebar jarak dari kompetitor.

Pada Januari 2026, Kalshi memegang 55% pangsa pasar. Empat bulan kemudian, angka itu naik menjadi 62%. Driver utama pertumbuhan ini jelas: olahraga. Sebanyak 72% volume Kalshi berasal dari taruhan olahraga — jauh melampaui kategori lain.

Ini mencerminkan kenyataan pasar yang sederhana: jumlah penggemar olahraga yang bersedia memasang taruhan jauh lebih besar daripada jumlah investor yang ingin memprediksi harga Bitcoin atau hasil pemilihan. Kalshi paham ini dan menginvestasikan sumber daya besar untuk memenangkan kategori tersebut — mulai dari kemitraan dengan jaringan olahraga hingga UI yang ramah pengguna umum.

Kelemahan Kalshi adalah geografis: layanannya terbatas untuk pengguna AS yang sudah terverifikasi identitasnya. Bagi trader di Asia Tenggara — termasuk Indonesia — Kalshi praktis tidak bisa diakses.

Polymarket: Kekuatan di Kripto & Geopolitik

Jika Kalshi adalah raja olahraga, Polymarket adalah default destination untuk siapapun yang ingin memprediksi peristiwa geopolitik atau kripto. Platform ini berbasis on-chain di Polygon, tidak memerlukan KYC untuk sebagian besar pasar, dan sudah memiliki komunitas trader global yang aktif.

Beberapa pencapaian Polymarket yang menegaskan posisinya:

  • $884 juta volume all-time hanya dari pasar Piala Dunia FIFA — sebuah angka yang menunjukkan potensi besar event olahraga global meski Polymarket bukan pemain olahraga domestik.
  • Selama pemilihan umum AS 2024, Polymarket menjadi leading indicator yang lebih akurat dari banyak polling konvensional — menarik perhatian media mainstream global.
  • Institusi seperti FalconX, Ripple Prime, dan Anchorage Digital tercatat sebagai mitra yang mendukung ekosistem Polymarket di sisi institutional.

Tantangan Polymarket ke depan adalah tekanan dari dua arah: Kalshi mengancam dari sisi sports dan retail, sementara Hyperliquid mengancam dari sisi kripto dan trader profesional dengan biaya lebih rendah.

Hyperliquid Masuk, Langsung Menggebrak

Pada akhir April – awal Mei 2026, Hyperliquid meluncurkan HIP-4 — protokol pasar prediksi on-chain yang berjalan di atas infrastruktur derivatif $6 miliar per hari yang sudah mereka bangun. Hasilnya langsung mencengangkan.

Menurut peneliti on-chain defioasis.eth, pasar prediksi Bitcoin pertama Hyperliquid mencatat volume tiga kali lebih besar dari Polymarket dan Kalshi gabungan dalam 24 jam pertama. Dalam sehari, Hyperliquid langsung merebut 0,7% pangsa pasar prediksi global.

CEO Hyperion DeFi (perusahaan publik yang mengakumulasi token HYPE), Hyunsu Jung, menyebut ini sebagai bukti efektivitas shared liquidity layer Hyperliquid:

"Ini membuktikan bahwa memiliki shared liquidity layer efektif dalam mengkonversi pengguna. Binary markets adalah langkah logis berikutnya dalam membangun full financial stack di Hyperliquid." — Hyunsu Jung, CEO Hyperion DeFi

Keunggulan struktural Hyperliquid: basis pengguna yang sudah ada — trader perp aktif — tidak perlu membuat akun baru atau mentransfer dana ke platform lain. Mereka tinggal beralih tab. Ini adalah keuntungan distribusi yang tidak bisa dibeli kompetitor baru dengan uang.

Untuk detail teknis HIP-4 (nol biaya buka posisi, kontrak biner Yes/No, CLOB vs AMM), baca artikel mendalam kami: Hyperliquid HIP-4: Pasar Prediksi Tanpa Biaya yang Siap Saingi Polymarket.

Wall Street Melirik: Bernstein Perluas Coverage ke Pasar Prediksi

Salah satu perkembangan paling signifikan yang sering terlewat dari peluncuran HIP-4 adalah apa yang terjadi di sisi institusional. Pada periode yang sama, firma riset investasi Bernstein — yang analisnya dipimpin Gautam Chhugani — secara resmi memperluas coverage mereka ke sektor pasar prediksi.

Langkah Bernstein ini bukan sekadar simbolis. Ketika firma riset Wall Street mulai menulis tentang suatu aset kelas, itu menandakan bahwa manajer dana besar sudah mulai bertanya dan membutuhkan framework analitis. Preseden ini sudah terjadi sebelumnya dengan Bitcoin ETF, DeFi, dan tokenized assets — dan setiap kali, periode setelah coverage Bernstein diikuti oleh aliran modal institusional yang signifikan.

Yang lebih konkret: beberapa lembaga keuangan besar mulai menggunakan pasar prediksi secara operasional. Jump Trading Group dan Clear Street tercatat sebagai institusi yang telah mengeksplorasi penggunaan kontrak prediksi sebagai instrumen hedging — bukan spekulasi semata.

Mengapa Hedge Fund Tertarik pada Pasar Prediksi?

Ini adalah pertanyaan yang jawabannya tidak intuitif bagi banyak orang. Untuk menjawabnya, kita perlu memahami konsep basis risk.

Ketika hedge fund ingin melindungi portofolio dari risiko geopolitik — misalnya kemungkinan konflik bersenjata yang memengaruhi harga minyak — opsi yang tersedia secara konvensional adalah opsi FX, futures komoditas, atau instrumen derivatif serupa. Masalahnya: instrumen ini tidak secara langsung merepresentasikan peristiwa yang ingin di-hedge. Ada basis risk — ketidakcocokan antara underlying instrument dengan risiko yang sebenarnya ingin dilindungi.

Pasar prediksi memecahkan masalah ini secara elegan. Jika fund ingin meng-hedge risiko "perang pecah di wilayah X dalam 6 bulan ke depan", mereka bisa membeli kontrak "Ya" di Polymarket atau Kalshi untuk tepat pertanyaan itu — tanpa basis risk. Payout-nya langsung terikat pada peristiwa yang diprediksi, bukan proxy aset yang berkorelasi.

Bernstein menyebut ini sebagai "hedging yang lebih bersih" — dan analisis mereka menyarankan bahwa untuk macro-focused funds yang mengelola risiko geopolitik atau kebijakan, pasar prediksi bisa menjadi komponen portofolio yang sah, bukan hanya wahana spekulasi.

Perspektif untuk Trader Indonesia

Dari ketiga platform, hanya Polymarket dan Hyperliquid yang aksesibel bagi pengguna di Indonesia tanpa verifikasi identitas ketat. Kalshi secara praktis terbatas untuk pengguna AS. Berikut yang relevan:

  • Jika kamu sudah aktif di Polymarket: Ekosistem ini tetap yang paling beragam dari segi topik — politik global, geopolitik, dan kripto. PasarPoli menampilkan data Polymarket secara real-time agar kamu bisa memantau tanpa harus bolak-balik ke platform aslinya.
  • Jika kamu trader Hyperliquid: HIP-4 adalah ekstensi alami aktivitas trading-mu. Biaya nol untuk buka posisi membuat strategi frekuensi tinggi jauh lebih ekonomis dibanding Polymarket.
  • Jika kamu investor jangka panjang: Coverage Bernstein dan masuknya institusi adalah sinyal bahwa sektor ini mulai matang. Memahami cara kerja pasar prediksi sekarang memberi keunggulan sebelum arus utama masuk.

Satu hal yang perlu diingat: pasar prediksi berbasis kripto tetap membawa risiko regulasi di Indonesia. Aktivitas harus dilakukan dengan penuh kesadaran akan posisi hukum yang berlaku — dan tidak pernah dengan dana yang tidak siap hilang sepenuhnya.

Kesimpulan

Pasar prediksi global sedang memasuki babak baru. Kalshi memimpin dengan momentum olahraga yang kuat dan lisensi regulasi yang memberinya keunggulan di AS. Polymarket mempertahankan posisi sebagai platform on-chain terpercaya untuk kripto dan geopolitik. Hyperliquid baru saja masuk tapi sudah menunjukkan bahwa jaringan pengguna yang besar bisa dikonversi menjadi volume pasar prediksi dengan sangat cepat.

Yang paling mengubah peta persaingan jangka panjang bukan siapa yang lebih besar hari ini, tapi siapa yang berhasil memenangkan institusi. Coverage Bernstein, masuknya Jump Trading dan Clear Street, dan semakin familiarnya hedge fund dengan konsep "hedging tanpa basis risk" — ini adalah tanda bahwa pasar prediksi tidak lagi sekadar urusan trader ritel yang ingin spekulasi pada hasil pemilihan.

Di PasarPoli, kami memantau perkembangan ini secara langsung melalui data Polymarket real-time. Pantau market aktif yang paling banyak diperdagangkan — mulai dari harga Bitcoin hingga geopolitik global — langsung dari dashboard kami.

Sumber Referensi

Pantau Pasar Prediksi Real-Time

Ikuti market aktif Polymarket — kripto, geopolitik, olahraga — langsung di dashboard PasarPoli. Data diperbarui setiap menit, disajikan dalam Bahasa Indonesia.

Buka Dashboard Pasar Prediksi